Mengenal Friendster, Nenek Moyang Jejaring Sosial yang Ramai Dikabarkan Kembali

Dini Listiyani
Mengenal Friendster (Foto: Friendster)

Mengenal Friendster

Friendster didirikan oleh Jonathan Abrams pada Maret 2002 dan cepat menarik perhatian warga internet. Pada 2003, tiga juta orang telah mendaftar di situs yang baru lahir itu. 

Seiring dengan kepopuleran internet, gagasan menjadikan hubungan IRL online menjadi menarik dan Friendster memanfaatkan keinginan tersebut. Pengguna akan bergabung dengan situs tersebut, dan kemudian mengundang teman-teman mereka. Situs tersebut akhirnya berkembang. 

Pertumbuhan wajar dan berlanjut selama beberapa tahun berikutnya. Pada akhirnya, Friendster mencapai puluhan juta unique page views. Namun jumlah itu mulai menyadarkan Abrams dia membutuhkan sekoci. 

Di Silicon Valley, setiap kali ikan berukuran besar muncul di kolam, ikan yang lebih besar pasti akan berusaha menelannya. Dalam waktu satu tahun setelah mendirikan Friendster, Abrams menemui ikan besar pertamanya.

Karena kesuksesan perusahaan dan pertumbuhan pesat, Friendster didekati Google dengan tawaran untuk membeli mereka, menggabungkannya ke dalam merek Google, dengan imbalan 30 juta dolar AS dalam bentuk saham. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
10 hari lalu

Komdigi Tegaskan Tidak Lakukan Shadow Ban soal Karhutla di Medsos!

13 hari lalu

Komdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla, Pastikan Terbuka dengan Kritik

20 hari lalu

Warning! Medsos Terbukti Bisa Memicu Gangguan Mental pada Anak Muda

24 hari lalu

95% Penonton Indonesia Percaya YouTube, Ini Datanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal