Modus Penipuan dan AI Fraud Marak, Dibutuhkan Sistem Keamanan Digital Berlapis

Dani M Dahwilani
Tidak hanya mengandalkan social engineering dan pencurian data, pelaku kejahatan kini mulai memanfaatkan AI untuk melancarkan penipuan lebih sulit dideteksi. (Foto: Ovo)

JAKARTA, iNews.id - Modus penipuan digital semakin berkembang seiring meningkatnya penggunaan layanan keuangan berbasis teknologi. Tidak hanya mengandalkan social engineering dan pencurian data, pelaku kejahatan kini juga mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk melancarkan aksi penipuan yang lebih sulit dideteksi.

Seperti yang dilakukan Ovo. Mereka memperketat sistem keamanan digital melalui berbagai lapisan perlindungan yang dirancang untuk menjaga akun, data pribadi, dan transaksi pengguna. Upaya ini dilakukan untuk menghadapi ancaman fraud yang semakin kompleks di era digital.

Berbagai modus kejahatan yang masih sering ditemukan antara lain penyalahgunaan One-Time Password (OTP), pengambilalihan akun, tautan palsu, malware pada perangkat, hingga manipulasi dokumen digital. Ancaman tersebut dapat menimbulkan kerugian finansial maupun kebocoran data pribadi jika tidak diantisipasi dengan baik.

Dalam keterangan tertulisnya, Ovo mengungkapkan menerapkan tiga pilar utama dalam sistem keamanannya, yakni perlindungan autentikasi pengguna, Fraud Detection System (FDS), serta pemanfaatan teknologi AI untuk mendeteksi berbagai bentuk ancaman siber.

Pada sisi autentikasi, Ovo mengandalkan penggunaan PIN, OTP, serta fitur biometrik seperti sidik jari dan pengenalan wajah untuk memastikan akses akun hanya dilakukan oleh pemilik yang sah. Selain itu, Fraud Detection System bekerja secara otomatis memantau aktivitas pengguna guna mendeteksi transaksi atau akses yang tidak biasa. Jika ditemukan indikasi mencurigakan, sistem dapat meminta verifikasi tambahan atau menerapkan langkah pengamanan tertentu sesuai tingkat risiko.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Baru! 67% Talenta Digital Indonesia Andalkan AI Setiap Hari

57 tahun lalu

Karya Terbaik Lulusan Microsoft Elevate Dipamerkan di AI Impact Challenge, Ini Inovasinya!

57 tahun lalu

Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak

57 tahun lalu

Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal