OpenAI Akan Perbaiki Jawaban 'Halu' ChatGPT

Raden Yusuf Nayamenggala
Belum lama ini, ChatGPT mengutip kasus 'palsu' pada pengajuan pengadilan federal New York. (Foto: Gadgetsnow)

JAKARTA, iNews.id- Perkembangan teknologi ChatGPT kian bergelora. Di mana sejumlah perusahaan besar seperti Google dan Microsoft terus meningkatkan tanggapan chatbot mereka, dengan melatih dengan large language models (LLM) yang kuat.

Melihat perkembangan tersebut, salah satu perusahaan ternama yang menghadirkan ChatGPT yaitu OpenAI, juga tidak mau kalah, di mana mereka telah mengumumkan bahwa mereka sudah melatih model untuk mendeteksi 'halusinasi'.

Lantas apa itu Halusinasi AI? Singkatnya, halusinasi AI terjadi saat model bertenaga AI seperti ChatGPT atau Google Bard mengarang informasi dan menampilkannya sebagai fakta.

Belum lama ini, ChatGPT mengutip kasus 'palsu' pada pengajuan pengadilan federal New York. Faktanya, selama presentasi Bard, chatbot tersebut memberikan informasi yang salah terkait teleskop James Webb.

"Bahkan model tercanggih cenderung menghasilkan kebohongan, mereka menunjukkan kecenderungan untuk menciptakan fakta di saat-saat ketidakpastian," jelas peneliti OpenAI seperti yang dikutip dari gadgetsnow, Kamis (1/6/2023) 

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

OpenAI Ditunjuk Jadi Pemungut Pajak Digital, Ini Penjelasan DJP

Internet
12 hari lalu

Langganan ChatGPT Kini Kena PPN 11 Persen

Nasional
12 hari lalu

OpenAI Jadi Pemungut Pajak, Langganan ChatGPT Kena PPN 11 Persen

Nasional
13 hari lalu

Resmi! OpenAI Jadi Pemungut Pajak Digital di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal