Peneliti Temukan Kelemahan Utama Ransomware, Bikin Geng Cyber Pikir Ulang Serang Korban

Dini Listiyani
Peneliti Temukan Kelemahan Utama Ransomware (Foto: Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Seorang peneliti keamanan telah menemukan kelemahan utama yang berkaitan dengan ransomware, keadaan yang dapat menyebabkan pembuatnya sepenuhnya memikirkan kembali pendekatan untuk menyusup ke calon korban.

Saat ini di antara grup berbasis ransomware yang paling aktif seperti Conti, REvil, Black Basta, LockBit, dan AvosLocker. Namun, seperti yang dilaporkan Bleeping Computer, malware yang dikembangkan geng cyber ini ternyata memiliki kerentanan keamanan yang paling penting.

Cacat-cacat ini dapat terbukti menjadi pengungkapan yang merusak bagi kelompok-kelompok yang disebutkan di atas — pada akhirnya, lubang keamanan seperti itu dapat ditargetkan untuk mencegah demi tujuan apa sebagian besar ransomware dibuat; enkripsi file yang terkandung dalam suatu sistem.

Seorang peneliti keamanan, hyp3rlinx, yang berspesialisasi dalam penelitian kerentanan malware, memeriksa jenis malware yang termasuk dalam kelompok ransomware terkemuka. Menariknya, dia mengatakan sampel tersebut terkena pembajakan dynamic link library (DLL), yang merupakan metode yang secara tradisional digunakan oleh penyerang itu sendiri yang menargetkan program melalui kode berbahaya.

“Pembajakan DLL hanya bekerja pada sistem Windows dan memanfaatkan cara aplikasi mencari dan memuat file Dynamic Link Library (DLL) dalam memori yang mereka butuhkan,” kata Bleeping Computer, sebagaimana dikutip dari Digital Trends.

Sebuah program dengan pemeriksaan yang tidak mencukupi, kata Bleeping Computer, dapat memuat DLL dari jalur di luar direktorinya, meningkatkan hak istimewa atau mengeksekusi kode yang tidak diinginkan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Bisnis
1 tahun lalu

Bjorka Ungkap Dugaan Data Nasabah Bocor, Ini Kata BCA

Bisnis
1 tahun lalu

Konsultan Keamanan Siber Duga Serangan Ransomware ke BRI Cuma Hoaks

Bisnis
1 tahun lalu

BRI Tak Temukan Serangan Ransomware terhadap Sistem Perbankan

Internet
1 tahun lalu

Pertahanan Siber Masih Lemah, Indonesia Gandeng Hungaria Analisis Serangan Malware

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal