"Karena keterbatasan biaya saya tidak bisa melanjutkan kuliah dan saya tidak ingin membebankan orang tua dengan memaksakan untuk kuliah," ungkap Beni.
Dari titik itu, dia mulai memutar otak mencari cara membantu perekonomian keluarga lewat hobi bermain game yang telah lama ditekuni.
Perjalanan Beni sebagai konten kreator dimulai pada 2019, hanya bermodalkan sebuah smartphone Android. Video-video awal yang diunggah sepi penonton, bahkan nyaris tak ada yang menyaksikan. Namun dia memilih bertahan dan konsisten mengunggah konten hingga akhirnya menemukan momentum lewat konten bertema game Free Fire, yang saat itu tengah menjadi tren besar di kalangan gamer Indonesia. Konten tersebut menjadi titik balik yang mengubah arah kariernya secara signifikan.
Beni mengaku penghasilan pertamanya hanya berkisar Rp3 juta, mengingat jumlah penonton videonya yang masih minim kala itu. Namun seiring konsistensi unggahan dan bertambahnya jumlah penggemar, pendapatannya melonjak drastis hingga menyentuh angka ratusan juta rupiah dalam sebulan.
Pencapaian finansial tersebut turut diiringi penghargaan bergengsi dari YouTube, yakni Silver dan Gold Play Button, yang menurutnya menjadi bukti nyata dari kerja keras yang selama ini dijalani.