Roblox Belum Patuhi PP Tunas, Anak Masih Bisa Komunikasi dengan Orang Asing

Niko Prayoga
Roblox dinilai belum mematuhi PP Tunas lantaran masih ditemukan akses komunikasi anak dengan orang tak dikenal dalam fitur Roblox Kids. (Foto: Instagram/Kemkomdigi)

“Keaslian terhadap budaya di sini di Indonesia akan menjadi sangat penting,” ujar Tami saat media briefing di Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

Tami menegaskan bermain game tidak sama dengan sekedar bermain media sosial. Menurutnya, dalam game pengguna tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif berkreasi dan berinteraksi.

Hal itulah yang kemudian membentuk kemampuan berpikir, imajinasi, hingga kerja sama tim pada anak. “Bermain game memiliki dimensi lain, kemampuan untuk berkreasi, terhubung dengan manusia, dan membangun relasi,” jelasnya.

Lebih jauh lagi, Tami menilai game juga dapat menjadi ekosistem baru untuk pengguna menjadi kreator hingga pelaku bisnis. Dia mengungkap, banyak pengguna yang mulai bermain sejak usia 9–10 tahun dan kini telah tumbuh menjadi developer profesional yang menjalankan studio sendiri.

“Mereka sekarang benar-benar menjadi pebisnis, belajar keuangan, hukum, dan menjalankan tim,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
10 hari lalu

Komdigi Perluas Pemberantasan Judi Online, Aliran Dana Jadi Sasaran

13 hari lalu

Soroti Bahaya Anak Terlalu Sibuk di Dunia Maya, Ini Usul Kak Seto

13 hari lalu

Menkomdigi Ungkap TikTok Nonaktifkan 9 Juta Akun Anak di Bawah Umur

17 hari lalu

Data Pribadi Menkomdigi Diduga Bocor, DPR Minta Ditangani Serius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal