Setelah 2 Tahun, Rusia Akhirnya Cabut Larangan Penggunaan Aplikasi Telegram

Dini Listiyani
Aplikasi Telegram (Foto: Unsplash)

Awal bulan ini, Durov mengatakan, pihak berwenang di Rusia harus mencabut larangan untuk membiarkan pengguna di Negeri Beruang Merah ini mengakses layanan dengan lebih nyaman.

Dia mengatakan Telegram telah meningkatkan alatnya untuk mendeteksi dan menghapus konten ekstremis di platform. Untuk diketahui, popularitas Telegram naik selama dua tahun belakangan ini.

Pada April 2020, Telegram mengatakan telah mencapai 400 juta pengguna aktif bulanan, dua kali lipat dari basis penggunanya hanya dalam dua tahun terakhir.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
17 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

18 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

18 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

2 bulan lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal