Teknologi AI Berkembang di Indonesia, Digital Realty Perkuat Infrastruktur Pusat Data

Dani M Dahwilani
Teknologi AI berkembang, Digital Realty Bersama memperkuat fondasi infrastruktur pusat data di Indonesia. (Foto: iNews.id)

ServiceFabric terintegrasi dengan PlatformDIGITAL, platform pusat data global milik Digital Realty. Pendekatan berbasis software-defined ini memungkinkan pengurangan hambatan geografis dan teknis dalam interkoneksi global, sehingga mempercepat komunikasi data yang aman dan efisien.

Dia menjelaskan keunggulan tersebut diperkuat dengan kehadiran node IIX-JK2 dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia di fasilitas CGK11. Kehadiran hub internet nasional ini memastikan lalu lintas data lokal diproses dengan latensi rendah, memberikan performa optimal bagi pengguna di seluruh Indonesia.

Seiring pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan melampaui USD 130 miliar pada 2026, kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal semakin mendesak. Lonjakan penggunaan internet dan transaksi digital menjadi pendorong utama peningkatan investasi di sektor teknologi.

Chief Financial Officer Digital Realty Bersama, Krishna Worotikan, menilai kecerdasan buatan akan menjadi faktor utama perubahan lanskap bisnis. “Kami melihat AI sebagai katalis utama yang akan mengubah lanskap bisnis secara fundamental. Kami memastikan perusahaan di Indonesia memiliki jalur ekspansi yang lebih mudah untuk terhubung dengan ekosistem global,” ujarnya.

Dia menyebut, perusahaan juga menghadirkan teknologi pendukung seperti liquid cooling dan kolokasi berdensitas tinggi untuk menangani beban kerja AI dan HPC. Langkah ini diharapkan mampu memberikan efisiensi jangka panjang sekaligus meningkatkan daya saing bisnis di tingkat global.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
10 hari lalu

AI Lagi Tren UMKM Diminta Tak Ikut-ikutan, Ini Alasannya!

1 bulan lalu

iNews Campus Connect Unpad, Mahasiswa Didorong Maksimalkan Teknologi AI

2 bulan lalu

Alasan Indonesia Dipilih Jadi Tempat Peluncuran Mobil Berteknologi AI Pertama Omoda & Jaecoo

3 bulan lalu

220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK di Indonesia akibat AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal