Teknologi AI Kena Batunya, Midjourney Digugat Disney dan Universal Dituduh Langgar Hak Cipta

Dimas Andhika Fikri
Dugaan pelanggaran hak cipta teknologi AI memicu kemarahan dua raksasa industri hiburan, Disney dan Universal. (Foto: (Foto: Ilustrasi/Infografis Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Dugaan pelanggaran hak cipta teknologi AI memicu kemarahan dua raksasa industri hiburan, Disney dan Universal. Kedua studio ternama itu resmi menggugat perusahaan AI generatif Midjourney ke pengadilan federal Amerika Serikat. Gugatan ini memperlihatkan betapa seriusnya ancaman pelanggaran hak cipta di era teknologi generatif yang kian berkembang cepat.

Dalam dokumen hukum yang dilayangkan, Disney dan Universal menuding Midjourney menggunakan materi yang dilindungi hak cipta. Termasuk di antaranya adalah karakter-karakter ikonik seperti Star Wars, The Little Mermaid, hingga The Simpsons. Materi-materi ini diduga digunakan sebagai data pelatihan tanpa izin resmi.

Midjourney merupakan platform AI yang mampu menciptakan gambar visual realistis hanya dari input teks. Popularitasnya meningkat pesat, namun di balik kecanggihannya, muncul kekhawatiran serius mengenai pelanggaran hak cipta teknologi AI. Siapa pun kini bisa menghasilkan gambar yang menyerupai tokoh film ternama hanya dalam hitungan detik.

Gugatan ini menjadi titik awal pertarungan hukum besar antara studio film dengan perusahaan AI generatif. Disney dan Universal menyebut Midjourney secara aktif melanggar hukum dengan menyalin elemen karya mereka. Bahkan, mereka mengklaim permintaan untuk menghentikan praktik tersebut telah diabaikan.

Para pelaku industri kreatif lainnya turut menyuarakan kekhawatiran serupa. Seniman, penulis, hingga aktor merasa karya mereka dipakai sebagai bahan pelatihan AI tanpa izin. Ini menimbulkan keresahan tidak hanya secara hukum, tetapi juga dari sisi etika dan masa depan profesi mereka.

“Pembajakan tetaplah pembajakan, dan fakta bahwa pelakunya adalah perusahaan AI tidak mengubah esensinya,” ujar Horacio Gutierrez, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Divisi Legal Disney. Disney mengaku mendukung pemanfaatan AI, namun bukan untuk melanggar hukum yang melindungi hak kreatif.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Film
4 hari lalu

Adaptif! Vision+ Kombinasikan Live Action dengan Teknologi AI

Mobil
7 hari lalu

AI Jadi Senjata Baru Amerika, Bidik Perusahaan Truk Pekerjakan Sopir Asing Ilegal

Aksesoris
24 hari lalu

Tilang Gunakan Teknologi AI, Kocak Foto Polisi Berubah Jadi Katak

Seleb
2 bulan lalu

Aktor Keturunan Indonesia Gilli Jones Ikut Audisi Film Disney Tangled Live-Action

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal