Ubah Program Monetisasi, X Tak Akan Bayar Kreator Tweet yang Promosikan Misinformasi

Dini Listiyani
X Tak Akan Membayar Kreator Tweet yang Promosikan Misinformasi (Foto: X)

JAKARTA, iNews.id - X tidak akan membayar kreator tweet yang mempromosikan misinformasi. Pemilik X atau yang dulunya Twitter mengubah program monetisasinya. 

Tweet yang diperiksa faktanya melalui catatan komunitas tidak lagi memenuhi syarat untuk pembayaran sebagai bagian dari program bagi hasil X. Pembaruan ini tampaknya merupakan upaya untuk menghilangkan insentif bagi akun-akun terkenal menyebarkan informasi yang salah. 

“Idenya untuk memaksimalkan insentif terhadap akurasi dibandingkan sensasionalisme,” kata Musk. X juga baru-baru ini mulai mewajibkan kontributor catatan komunitas untuk mengutip sumber mereka dalam pemeriksaan fakta.

Perubahan terbaru ini terjadi ketika para peneliti, pemeriksa fakta, dan jurnalis meningkatkan kewaspadaan mengenai jumlah misinformasi yang menyebar di X. Pejabat Uni Eropa telah membuka penyelidikan terhadap penanganan misinformasi terkait perang yang dilakukan perusahaan tersebut.

Menyusul pengambilalihan Twitter oleh Musk setahun lalu, perusahaan tersebut memecat tim yang bertanggung jawab menyusun dan mempromosikan tweet terkemuka tentang peristiwa berita terkini dan menghapus alat untuk melaporkan misinformasi di aplikasi.

Sebaliknya, perusahaan tersebut mengandalkan alat pengecekan fakta yang bersumber dari banyak orang. Namun para kritikus mengatakan catatan komunitas dapat dimanipulasi dan pemeriksaan fakta yang dilakukan pengguna seringkali tidak mampu mengimbangi banyaknya kebohongan yang viral, terutama yang dipromosikan oleh akun terverifikasi. 

Analisis baru-baru ini dari NewsGuard, sebuah organisasi nirlaba yang melacak penyebaran misinformasi, menemukan 74 persen dari “postingan paling viral di X yang menyebarkan misinformasi tentang Perang Israel-Hamas didorong oleh akun X yang ‘terverifikasi’.”

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Platform X dan Bigo Live Tunduk! Menkomdigi Akan Bersikap Tegas Lindungi Anak di Ruang Digital

Nasional
4 hari lalu

Menkomdigi Ungkap X dan Bigo Live Patuhi PP Tunas, Sepakat Naikkan Batas Usia Pengguna

Nasional
25 hari lalu

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun TikTok, Instagram, YouTube hingga Roblox Mulai 28 Maret

Internasional
1 bulan lalu

Presiden Meksiko Murka Dituduh Elon Musk Punya Hubungan dengan Kartel Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal