Usai Hengkang, Karyawan Apple Lebih Pilih Google Ketimbang Perusahaan Lain

Wahyu Sibarani
Usai Hengkang, Karyawan Apple Lebih Pilih Google Ketimbang Perusahaan Lain (Foto: Unsplash)

"Kondisi itu disambut Google yang memang sangat aktif menampung orang-orang yang pernah bekerja di Apple," sebut Hindustan Times.

Dari penelitian juga diketahui ternyata Meta adalah perusahaan yang paling rajin membajak calon tenaga kerja. Perusahaan malah dinobatkan sebagai King of the Headhunters oleh Linkedin karena sering mengajak tenaga ahli dari tempat lain untuk bergabung dengan mereka.

Apple justru berbeda karena menurut Linkedin lebih banyak mengembangkan bakat-bakat yang ada di dalam perusahaan mereka ketimbang mencari tenaga-tenaga ahli yang mereka perlukan.

Hanya saja Apple justru pernah memiliki jalinan khusus dengan Intel. Banyak mantan karyawan Intel yang justru bekerja di Apple. Hal itu terjadi karena Apple dan Intel pernah melakukan kerja sama di bidang teknologi.

Jadi tidak heran jika saat ini banyak karyawan Apple yang dulunya pernah bekerja di Intel. Hanya saja kerja sama itu sudah berakhir di 2021.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Heboh! Google Gemini AI Bobol 3 Perusahaan saat Tes Keamanan

4 hari lalu

Indonesia Tak Kebagian iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max? Ini Faktanya! 

4 hari lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

8 hari lalu

Harga iPhone 15 16 17 Naik usai iPhone 18 Resmi Meluncur, Ini Penyebabnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal