Wabah Virus Korona, Apple dan Google Larang Aplikasi Terkait COVID-19

Dini Listiyani
Apple dan Google larang aplikasi terkait COVID-19 (Foto: Unsplash)

Menurut Digital Trends, Sabtu (7/3/2020), Apple dilaporkan mengatakan kepada satu pengembang melalui telepon aplikasi apa pun yang terkait COVID-19 harus berasal dari sumber yang diakui secara resmi. Sementara pengembang yang lain diberitahu secara tertulis, aplikasi dengan informasi medis saat ini perlu diajukan oleh lembaga yang diakui.

Apple dan Google berada di antara banyak perusahaan teknologi yang berusaha menjaga platform mereka dari berita tidak akurat terkait COVID-19, tapi juga produk dan layanan yang berupaya memanfaatkan situasi untuk tujuan finansial.

Bos Facebook Mark Zuckerberg pekan ini mengatakan timnya fokus untuk memastikan semua orang dapat mengakses informasi yang kredibel dan akurat. Zuckerberg juga mengatakan pihaknya sedang menghapus klaim palsu dan teori konspirasi mengani virus korona.

Sementara Twitter mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan dan memperkuat informasi kesehatan yang otoritatif sejauh mungkin. Sedangkan, Amazon mengatakan telah menghapus lebih dari satu juta produk dengan harga tak masuk akal atau membuat klaim menyesatkan mengenai virus.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
8 hari lalu

Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia, Kapitalisasi Pasar Nyaris 5 Triliun Dolar AS

10 hari lalu

iPhone 18 Pro Max Dirilis September 2026, Apple Siapkan Kejutan!

13 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

23 hari lalu

Gemini Makin Fasih Berbahasa Lokal, 84 Persen Pengguna Berinteraksi dengan Bahasa Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal