Waspada, Add-on Google dan Edge Disusupi Malware

Fikri Kurniawan
ilustrasi malware (Foto: Unsplash)

PRAGUE, iNews.id - Malware berbahaya dilaporkan telah berhasil menyusul di ektensi (add-on) Chrome dan Edge. Temuan malware ini diungkapkan oleh tim peneliti keamanan siber dari Avast Threat Intelligence.

Berdasarkan laporan tersebut, malware berbahaya yang berhasil masuk ke add-on ini telah diunduh lebih dari 3 juta kali. Meski demikian, add-on yang terinfeksi malware itu masih tersedia di Chrome dan Edge.

Padahal, melansir dari Bleeping Computer, Jumat (18/12/2020), add-on tersebut bisa mengarahkan korbannya ke situs phising. Penjahat siber ini sengaja memalsukan malware sebagai add-on untuk Instagram, Facebook, dan media sosial populer lainnya.

Di sisi lain, Avast baru menemukan add-on berbahaya itu baru pada November 2020 kemarin. Tetapi tim peneliti tersebut menduga bahwa add-on berbahaya itu sudah digunakan selama bertahun-tahun.

Selain itu, Avast juga menemukan sebuah kode berbahaya yang dapat mengirimkan muatan malware tambahan ke PC tanpa sepengetahuan korbannya. Berikut ini daftar add-on berbahaya yang telah disusupi malware dan masih bisa diunduh.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
1 hari lalu

Google Doodle Hari Ini 27 September 2026 Rayakan Ulang Tahun Google

4 hari lalu

Hakim Bagi Beban Uang Pengganti Kasus Chromebook: Nadiem 35%, Google 50%, Korporasi 15%

4 hari lalu

Hakim Banding: Google Diuntungkan dari Kasus Korupsi Chromebook yang Jerat Nadiem Makarim

8 hari lalu

Heboh! Google Gemini AI Bobol 3 Perusahaan saat Tes Keamanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal