Waspada, Penjahat Siber Salahgunakan Layanan Pengiriman

Dini Listiyani
Ilustrasi paket (Foto: Kaspersky)

JAKARTA, iNews.id - Peneliti Kaspersky menemukan serangkaian serangan spam dan phishing di tengah pandemi Covid-19. Mereka menargetkan orang-orang yang menunggu pengiriman paket.

Para scammer berkedok sebagai karyawan jasa pengiriman akan menginformasikan kedatangan paket. Namun, untuk menerimanya, calon korban harus membaca dan memberikan informasi dalam file terlampir.

Nah, saat calon korban memuka lampiran, malware secara langsung diunduh pada komputer atau ponsel. Skenario terakhir termasuk backdoor bernama Remcos yang dapat hinggap di perangkat pengguna.

Malware ini dapat mengubah PC menjadi bot, mencuri data, atau mengunduh malware tambahan. Phisher juga membuat salinan halaman web yang dipercaya untuk layanan pengiriman populer sebagai cara mendapatkan kredensial.

Pada akhirnya, calon korban akan didorong agar memasukkan detail seperti e-mail dan kata sandi menuju situs web untuk melacak paket mereka.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Imigrasi Tangkap 27 WNA Sindikat Love Scamming di Tangerang

Bisnis
2 bulan lalu

Cegah Kejahatan Siber, BRI Edukasi Nasabah Pentingnya Jaga Rahasia Data Transaksi Perbankan

Internet
4 bulan lalu

Kemajuan Teknologi Buka Celah Kejahatan Siber, Ini Langkah Komdigi

Nasional
7 bulan lalu

BSSN Sebut Ancaman Siber Sasar UMKM, Ingatkan Pelaku Usaha Jaga Keamanan Data

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal