Xiaomi masuk ke dalam daftar backlist AS (Foto: Unsplash)
Adapun perusahaan-perusahaan lain yang masuk di antaranya bergerak di bidang penerbangan, pembuatan kapal, bahan komia, telekomunikasi, dan konstruksi.
Sebelumnya, Huawei sebagai produsen ponsel terbesar kedua di dunia, juga telah lebih dulu masuk ke dalam daftar. Bahkan, anggota parlemen AS juga mengaku khawatir jika Huawei berpartisipasi dalam infrastruktur seluler di negaranya.