3 Tanda Gunung Anak Krakatau Akan Berhenti Erupsi, Ini Penjelasan Ahli

Muhammad Sukardi
Gunung Anak Krakatau. (Foto: X)

Dalam pemantauan gunung api, perubahan kegempaan memang menjadi salah satu parameter penting untuk membaca dinamika magma di bawah permukaan. PVMBG menggunakan pemantauan instrumental tersebut bersama parameter lainnya dalam mengevaluasi aktivitas gunung api.

2. Aktivitas Gas Vulkanik Menurun

Tanda berikutnya berkaitan dengan gas yang berasal dari sistem magma.

Daryono menjelaskan, menurunnya secara drastis bau gas yang menyengat dapat menjadi salah satu petunjuk bahwa pasokan magma mulai melemah.

Magma tidak hanya membawa material cair dan panas, tetapi juga mengandung gas. Ketika sistem magmatik masih aktif dan magma terus bergerak menuju permukaan, pelepasan gas dapat menjadi bagian dari aktivitas gunung api.

Sebaliknya, ketika suplai magma dan gas dari kedalaman mulai berkurang, aktivitas degassing juga dapat mengalami perubahan.

Namun, seperti halnya gempa, perubahan gas harus dibaca bersama parameter lainnya. Penurunan satu indikator saja belum cukup untuk menyimpulkan bahwa gunung api sudah sepenuhnya berhenti erupsi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 jam lalu

Kenapa Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

10 jam lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Pagi Ini, Kapan Berakhirnya?

11 jam lalu

Mencekam! Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Badan Geologi Ungkap Potensi Letusan Masih Tinggi

11 jam lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, Ini Kata PAM Jaya soal Kualitas Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal