3 Teori Stephen Hawking Paling Kontroversial

Punta Dewa
Tiga teori Stephen Hawking paling kontroversial (Foto: Encyclopedia Britannica)

Kedua teori menerima bahwa alam semesta mengembang, tetapi yang pertama mengasumsikan alam semesta mengembang dari keadaan ultra-kompak dan super-padat pada waktu yang terbatas di masa lalu, sedangkan yang kedua mengasumsikan alam semesta telah mengembang selamanya, dengan materi baru yang terus-menerus diciptakan untuk mempertahankan kepadatan yang konstan.

Dalam tesisnya, Hawking menunjukkan bahwa penjelasan teori Steady State secara matematis bertentangan dengan teori itu sendiri. 

Sebaliknya, dia berpendapat bahwa alam semesta dimulai sebagai titik yang sangat kecil dan padat yang disebut singularitas. Saat ini, deskripsi Hawking ini hampir diterima secara universal di kalangan para ilmuwan.

2. Teori Gravitasi Kuantum

Teori ini didasarkan pada teori relativitas umum yang dikemukakan oleh Albert Einstein. Di tahun 1959, Hawking mendapatkan gelar sarjananya di University of Oxford untuk menguji ide mengenai gravitasi kuantum.

Ia juga menggabungkan teori yang dikembangkannya dengan hasil versi Jacob Bekenstein. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Pinkan Mambo dan Arya Khan Akan Gelar Resepsi Pernikahan di Mal

57 tahun lalu

Kaos Motif Bra Kontroversial Fadly Faisal Ternyata Buatan Lokal, Mote-Mote Namanya!

57 tahun lalu

Usai Video Viral, Sarwendah Janji Tak Ngomong Kasar di Medsos

57 tahun lalu

Instagram Ahmad Dhani Hilang usai Posting Konten Kontroversial!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal