Menggunakan CT Scan versi mini, ilmuwan mengambil foto pertama kali pengambialihan. Gambar menunjukkan, beberapa cacing pipih serung berkompetisi untuk otak yang sama. Kebetulan, pemenang menggunakan pengisap mulut untuk menempel pada area seraf yang mengontrol berjalan dan rahang semut.
Mampu Tumbuh dalam Racun
Pada 2018, para ilmuwan menjelajahi Sulphur Cave di Colorado. Karena gua itu mengandung cukup hidrogen sulfida untuk membunuh manusia, mereka memakai peralatan pernapasan dan tim medis menggunggu di luar. Selain gas mematikan, gua juga meneteskan asam sulfat yang mampu membakar pakaian.
Menariknya, spesies cacing baru hidup di habitat yang mematikan tersebut. Cacing Limnodrilus sulphurensis di dalam Sulphur Cave dan ilmuwan mengklasifikasikannya sebagai ekstrimofil. Artinya, mereka berkembang di tempat di mana sebagian hewan, serangga, dan manusia lainnya akan binasa.
Cryogenic Superstars
Nematodes adalah cacing mikroskopis. Biasanya mereka bergoyang-goyang di tanah dan tidak ada yang memperhatikan keberadaan mereka. Pada 2018, mereka mengubah pikiran dunia.
Pada 2018, nematoda ditemukan di lapisan es yang berasal dari Pleistosen. Makhluk itu telah membeku selama 42.000 tahun. Saat peneliti mencairkan es, dua spesies mulai bergerak. Tidak hanya ada gerakan fisik, cacing juga mengkonsumsi makanan pertama mereka dalam ribuan tahun.