Peran guru juga dinilai penting dalam mengajarkan siswa menggunakan AI secara bertanggung jawab. Peserta didik perlu dibiasakan memeriksa informasi yang diberikan AI, mempertanyakan hasilnya, serta memahami bahwa teknologi tersebut seharusnya menjadi alat bantu belajar, bukan jalan pintas untuk menyelesaikan tugas.
Cambridge merekomendasikan agar guru dilibatkan dalam seluruh tahapan penggunaan AI di sekolah, mulai dari perancangan kebijakan, pemilihan perangkat, penerapan di kelas hingga evaluasi. Guru juga perlu memiliki ruang untuk menggunakan penilaian profesional dalam menentukan teknologi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Director of Research, English, Cambridge University Press & Assessment, Dr Evelina Galaczi mengatakan perkembangan teknologi AI berlangsung sangat cepat sehingga kebijakan pendidikan perlu mengikuti perubahan tersebut.
"Kebijakan sering kali kesulitan mengikuti pesatnya perkembangan teknologi, sementara guru dituntut terus beradaptasi. Kondisi ini telah menciptakan kesenjangan pengetahuan dan pendekatan yang tidak konsisten dalam pendidikan dan adopsi AI," katanya, dalam keterangan pers Kamis (8/10/2026).
Evelina menuturkan, guru di berbagai negara pada akhirnya turut membangun pengetahuan praktis mengenai penerapan AI yang bertanggung jawab di ruang kelas.