Angkatan Darat AS Gunakan Machine Learning untuk Cek Kendaraan

Dini Listiyani
Angkatan Darat AS Gunakan Machine Learning untuk Cek Kendaraan (Foto: US Army)

"Apakah pendingin itu hampir habis atau ada masalah lain, kami tahu telah melihat ini di mesin lain, dan bisa memberitahu seseorang, transmisi mungkin gagal dalam satu atau dua minggu, misalnya," ujarnya.

Uptake saat ini menyediakan layanan serupa di industri pengaturan dan telah bekerja sama dengan Boeing, Caterpillar, dan Progress Rail.

Untuk Berkshire Hathaway, software-nya digunakan untuk mengawasi pemeliharaan turbin angin, tugas paling penting untuk turbin yang mahal sering terletak di lokasi terpencil.

Kontrak Uptake dengan tentara relatif kecil, hanya bernilai 1 juta dolar Amerika Serikat (AS). Tapi, kerja sama ini merupakan langkah maju untuk penggunaan AI oleh militer.

Beberapa ahli telah mengkritik AS karena gagal memanfaatkan machine learning. Namun, ahli lainnya justru memperingatkan budaya internal Angkatan Darat ragu-ragu untuk mengganti keahlian manusia dengan mesin.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
10 jam lalu

Bappisus soal Isu Demo Agustus: Jangan Mudah Terprovokasi Kabar di Medsos, Bisa Dimanipulasi Pakai AI

4 hari lalu

LALIGA Ungkap Masa Depan Sepak Bola: AI Bakal Ubah Klub, Stadion hingga Pengalaman Penggemar

6 hari lalu

OJK Terima 1.379 Laporan Penipuan Berbasis AI, Deepfake Tokoh Publik Jadi Modus Terbanyak

8 hari lalu

Terobosan Baru, BPK bakal Pakai AI untuk Audit Mulai 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal