Apa yang Terjadi jika Astronot Meninggal di Luar Angkasa? Begini Prosedurnya

Wahyu Sibarani
Apa yang Terjadi jika Astronot Meninggal di Luar Angkasa (Foto: NASA/ Unsplash)

Lembaga itu dibentuk agar kesehatan para astronot benar-benar optimal. Namun, kematian bisa terjadi kapan saja, dan jika terjadi tetap ada prosedur yang perlu dilakukan. 

"Jika astronot meninggal di area orbit rendah Bumi, seperti di International Space Station (ISS), maka jenazah segera dikirim balik ke Bumi hanya dalam waktu beberapa jam," tulis Emmanuel Urquieta, dikutip The Conversation.

Ketentuan yang sama berlaku bagi astronot yang meninggal saat melakukan misi ke Bulan. Bedanya, hanya waktu tempuh pengiriman jenazah yang lebih lama yakni mencapai berhari-hari. 

Selama pengiriman berlangsung, jenazah astronot tidak perlu diawetkan. Karena, prioritas utamanya memastikan kru yang tersisa kembali ke Bumi dengan selamat. 

NASA menerapkan ketentuan yang berbeda jika astronot yang meninggal sangat jauh dari Bumi. Misalnya, ada di wilayah Mars, yang jaraknya mencapai 56 juta km. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
3 bulan lalu

NASA Buka Suara usai Kim Kardashian Bilang Manusia Mendarat di Bulan Kebohongan Besar

Sains
1 tahun lalu

5 Hewan yang Pernah ke Luar Angkasa, Nomor 4 Endingnya Memilukan

Internet
1 tahun lalu

Astronot Dengar Suara Aneh dari Pesawat Luar Angkasa Starliner, NASA Bilang Begini 

Sains
1 tahun lalu

Anak Terjebak di Orbit Bumi, Ibu Astronot Sunita William: Aku Merindukannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal