Astronom Temukan Planet Nakal Seukuran Bumi

Dini Listiyani
Net1 Indonesia Bagikan Internet Gratis ke Rumah Sakit (Foto: niversity of Warsaw))

Kebanyakan exoplanet di galaksi hanya terlihat karena bintang induknya. Secara harfiah, bintang memberikan cahaya yang memungkinkan para astronom mengamati dunia asing secara langsung.

Ketika sebuah planet terlalu kecil atau jauh untuk dilihat secara langsung, para ilmuwan masih dapat mendeteksinya dari sedikit tarikan gravitasi yang diberikannya pada bintang induknya (disebut metode kecepatan radial) atau dengan kedipan yang terjadi ketika sebuah planet lewat di depannya. sisi bintang yang menghadap Bumi (metode transit).

Planet nakal, menurut definisi, tidak memiliki bintang untuk menerangi jalan mereka atau untuk menerangi jalan teleskop ke arah mereka. Alih-alih, mendeteksi planet nakal melibatkan aspek teori relativitas umum Einstein yang dikenal sebagai pelensaan gravitasi.

Melalui fenomena ini, sebuah planet (atau bahkan benda yang lebih masif) bertindak sebagai kaca pembesar kosmik yang membelokkan cahaya benda di belakangnya untuk sementara dari sudut pandang Bumi.

“Jika sebuah benda masif lewat di antara pengamat yang berbasis di Bumi dan bintang sumber yang jauh, gravitasinya dapat membelokkan dan memfokuskan cahaya dari sumbernya. Pengamat akan mengukur kecerahan singkat dari bintang sumber,” ujar Mroz.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
20 hari lalu

Fenomena Jastiper Bikin Produk Lokal Makin Laris, Ini Faktanya!

1 bulan lalu

Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini, Sains Bongkar Penyebabnya!

1 bulan lalu

Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini

1 bulan lalu

Apa Itu Super New Moon 14 Juli? Ini Penjelasan Ilmiah dan Dampaknya bagi Bumi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal