Bagaimana Proses Terjadinya Hari Tanpa Bayangan? Berikut Penjelasannya

Punta Dewa
Proses Terjadinya Hari Tanpa Bayangan (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Bagaimana proses terjadinya hari tanpa bayangan akan diulas pada artikel kali ini. Hari tanpa bayangan matahari merupakan fenomena alam yang terjadi di mana matahari berada pada posisi 90 derajat saat melintasi beberapa wilayah di bumi. 

Pada posisi tersebut, tidak ada bayangan yang terbentuk dari benda tegak tak berongga saat tengah hari. Di Indonesia, fenomena unik ini terjadi dua kali dalam setahun.

Proses Terjadinya Hari Tanpa Bayangan

Fenomena hari tanpa bayangan berkaitan dengan gerak semu tahunan matahari. Gerak semu akan membuat matahari seolah bergerak ke arah utara dan selatan bumi setiap tahunnya.

Gerak semu matahari terjadi karena titik rotasi bumi berada posisi tidak tegak lurus terhadap matahari, sehingga ketika bumi mengelilingi matahari, akan tampak matahari yang bergerak dari utara dan selatan bumi.

Melansir lapan.go.id, hari tanpa bayangan atau dalam istilah astronomi disebut kulminasi, terjadi karena perspektif cahaya akibat Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan berada pada bujur yang sama. Oleh karena itu, matahari berdiri tepat di atas kepala dan akan jatuh tepat di bawah benda yang terkena sinarnya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hari Tanpa Bayangan di Indonesia, Simak Tanggal dan Waktunya

57 tahun lalu

Apa Itu Hari Tanpa Bayangan? Fenomena yang Dialami Indonesia Hari ini

57 tahun lalu

Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Indonesia Tahun 2024, Cek Jadwalnya

57 tahun lalu

Hari Tanpa Bayangan Terjadi Hari Ini, Catat Waktunya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal