Bagaimana Proses Terjadinya Hari Tanpa Bayangan? Berikut Penjelasannya

Punta Dewa
Proses Terjadinya Hari Tanpa Bayangan (Foto: Antara)

Namun demikian, cahaya tersebut tidak akan hilang seutuhnya karena masih bisa dilihat dari jarak yang lebih tinggi dan akan terlihat seperti biasa. Kulminasi cahaya tidak akan mengalami pergeseran dari objek yang dituju.

Hari tanpa bayangan akan terjadi sebanyak dua kali di kota-kota yang terletak diantara Garis Balik Utara (23,4 derajat Lintang Utara) dan Garis Balik Selatan (23,4 derajat Lintang Selatan).

Bayangan yang lenyap tersebut terjadi karena perspektif cahaya. Hal ini dikarenakan antara GBU (Garis Balik Utara) dan GBS (Garis Balik Selatan) bertempatan di bujur yang sama, oleh karena itu matahari berdiri tepat di atas kepala dan jatuh nya pun tepat dibawah benda yang disinarinya.

Namun cahaya-cahaya ini tak lenyap seutuhnya sebab apabila dilihat dari jarak yang lebih tinggi bayangan itu tetap terlihat sebagaimana mestinya. Karena disaat kulminasi cahaya tidak bergeser dari objek yang dituju.

Peristiwa ini tidak hanya terjadi pada siang hari saja, sebab ketika malam tiba fenomena tersebut akan sama terjadi dan diberi nama vernal equinox.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hari Tanpa Bayangan di Indonesia, Simak Tanggal dan Waktunya

57 tahun lalu

Apa Itu Hari Tanpa Bayangan? Fenomena yang Dialami Indonesia Hari ini

57 tahun lalu

Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Indonesia Tahun 2024, Cek Jadwalnya

57 tahun lalu

Hari Tanpa Bayangan Terjadi Hari Ini, Catat Waktunya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal