Bantu Eksplorasi Masa Depan Mars, ESA Kembangkan Perangkat untuk Deteksi Bahan Kimia

Dini Listiyani
ESA Kembangkan Perangkat untuk Deteksi Bahan Kimia (Foto: NASA/JPL-Caltech/MSSS)

Iradiasi UV Matahari kemudian akan mengisi kembali suplai oksigen mereka dalam hitungan jam. Diperkirakan area seluas 1,2 hektar (3 acre) akan menghasilkan oksigen yang cukup untuk menjaga satu astronot tetap hidup.

Namun, sulit untuk menguji teknologi yang sedang berkembang ini. Memang ada simulasi tanah Mars, dibuat untuk penelitian berdasarkan apa yang kita ketahui tentang komposisi regolith di sana. Namun, untuk alasan keamanan, simulan ini menghilangkan bahan kimia berbahaya, dan ini sangat penting untuk pengujian. 

Jadi tim membuat simulasi regolit mereka sendiri, serta menggunakan sampel meteorit Mars dan bulan. Tim tersebut mengatakan berencana untuk melamar ke NASA untuk melihat apakah mereka bisa mendapatkan sampel bulan yang sebenarnya dari misi Apollo untuk diuji juga.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internasional
7 bulan lalu

Bagaimana Bisa Batu dari Mars Terlempar ke Bumi, Tempuh Jarak 225 Juta Km?

Internasional
7 bulan lalu

Wow, Meteorit dari Mars Terjual Rp86,5 Miliar dalam Lelang di New York

Internasional
7 bulan lalu

Profil Batu dari Mars yang Akan Dilelang, Bongkahan Terbesar yang Ada di Bumi

Internasional
7 bulan lalu

Wow! Bongkahan Batu Terbesar dari Mars Dilelang, Ditaksir Laku hingga Rp65 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal