Bulan Menyusut, Ciptakan Ribuan Retakan di Permukaan Berisiko Bahaya untuk Astronot

Dini Listiyani
Bulan Menyusut, Ciptakan Ribuan Retakan di Permukaan Berisiko Bahaya untuk Astronot

Sama seperti anggur saat menyusut menjadi kismis, Bulan juga berkerut saat menyusut. Tapi berbeda dengan kulit anggur yang fleksibel, permukaan Bulan rapuh, menyebabkan kesalahan bentuk di mana bagian kerak mendorong bagian lain. Ini menyebabkan moonquakes.

"Karena kita semakin dekat dengan misi berawak Artemis, itu penting menjaga astronot, peralatan, dan infrastruktur tetap aman," kata ahli geologis di University of Maryland dan penulis studi Nicholas Schmerr.

Pekerjaan ini, kata Schmerr, membantu mempersiapkan menghadapi apa yang menanti di Bulan, apakah struktur rekayasa dapat menahan aktivitas seismik Bulan dengan baik atau melindungi manusia dari zona berbahaya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
30 hari lalu

NASA Ungkap Fakta Mengejutkan: Api Kebakaran Indonesia Menyala di Bawah Tanah dan Sulit Padam

30 hari lalu

Miris! NASA Rilis Foto Indonesia dari Satelit, Kabut Asap Karhutla Selimuti Semua Wilayah

2 bulan lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bikin Sebagian Dunia Gelap Gulita, Catat Jamnya!

4 bulan lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal