Di Luar Perkiraan, Matahari Bakal Capai Titik Maksimum Lebih Awal

Dini Listiyani
Matahari Bakal Capai Titik Maksimum Lebih Awal (Foto: Lenstravelier/unsplash)

Oleh karena itu, memahami kapan solar maksimum terjadi dan mengapa hal itu mungkin terjadi lebih awal sangatlah penting. Karena model ilmiah tidak sejalan dengan apa yang dilihat, para ilmuwan mungkin perlu mengubah cara mereka menafsirkan data yang dikumpulkan dari Matahari.

Alih-alih terjadi pada Juli 2025, perkiraan alternatif baru yang diterbitkan oleh tim ilmuwan yang dipimpin oleh Robert Leamon dan Scott McIntosh dari NASA menyatakan siklus tersebut akan mencapai puncaknya setahun sebelumnya, pada pertengahan hingga akhir 2024.

 Lebih lanjut, perkiraan tersebut menunjukkan aktivitas bintik Matahari di permukaan akan menjadi dua kali lipat prediksi resmi. Sejauh pengamatan yang sedang berlangsung, aktivitas Matahari saat ini tampaknya mendukung perkiraan alternatif ini, kata para peneliti dalam sebuah postingan di The Conversation. 

Jadi mengapa perkiraan ini sangat berbeda? Sebagian besar hal ini bergantung pada model yang digunakan untuk menentukan kapan siklus Matahari berakhir. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
6 bulan lalu

Matahari Tepat di Atas Kakbah Sore Ini, Ayo Cek Arah Kiblat!

Nasional
6 bulan lalu

Matahari di Atas Kakbah 15-16 Juli 2025, Waktunya Cek Arah Kiblat

Internasional
1 tahun lalu

Arab Saudi Masuki Musim Dingin, Suhu Ekstrem hingga -4 Derajat Celsius

Seleb
1 tahun lalu

Kekinian! APR, Duniatex dan Matahari Hadirkan Koleksi Fashion Ramah Lingkungan di JFW 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal