Di mana Titik Pusat Semesta dan Posisi Awalnya? 

Ami Heppy S
Titik Pusat Semesta (FotoL Getty Images)

Alam semesta dimulai dengan sangat padat dan kecil. Kemudian setiap titik di alam semesta memuai secara merata, dan itu berlanjut hingga sekarang. 

Pemuaiannya dimulai dari keadaan alam semesta yang sangat panas dan padat yang kemudian mencapai kondisinya seperti saat ini, dimana alam semesta tidak lagi sepanas dulu dan tidak sekecil dulu.

Teori yang paling sering digunakan untuk menggambarkan hal ini adalah analogi balon yang digunakan oleh Arthur Eddington sejak 1933 dalam bukunya The Expanding Universe.

Bayangkan kamu tengah menggambar banyak titik di balon yang kempes. Titik-titik tersebut mewakili galaksi. Setelah kamu meniup balon tersebut, maka titik-titik tersebut akan mulai bergerak semakin menjauh satu sama lain.

Sekarang, jika kamu bertanya satu titik apakah mereka adalah pusat alam semesta, mereka akan menjawab ‘ya’. Namun, jika kamu menanyakan hal yang sama pada titik lain, maka mereka juga akan mengatakan bahwa mereka adalah pusat alam semesta. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Doa Bangsa untuk Sumatra, Menag Minta Masyarakat Hentikan Pola Pikir Eksploitatif terhadap Alam

57 tahun lalu

Objek Terpanas di Alam Semesta Bukan Matahari, Ternyata Benda Ini

57 tahun lalu

Bikin Geger, Ilmuwan Harvard Sebut Alam Semesta Diciptakan Alien di Laboratorium 

57 tahun lalu

Benarkah Black Hole Mampu Menelan Alam Semesta? Begini Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal