Ilmuwan Klaim Bakteri Mampu Bertahan Hidup di Mars

Dini Listiyani
Ilustrasi Mars (Foto: NASA)

"Mikroba demonstrasi pertama milik kami bertahan dan tumbuh setelah dikeringkan serta kemudian dibasahi kembali dengan kelembaban saja," kata ahli biologi Mark Schneegurt dari Wichita State University yang dikutip dari Daily Mail, Minggu (23/6/2019).

Proses serupa mungkin terjadi setiap hari di permukaan Mars, di mana kelembaban mencapai setinggi 80-100 persen pada malam hari, sebelum menyusut saat suhu naik di siang hari.

"Kemungkinannya tinggi sehingga terkadang garam permukaan bisa menarik air yang cukup untuk membentuk air asin yang bisa mendukung pertumbuhan mikroba. Penelitian saat ini juga bisa membantu mendefinisikan zona layak huni, memperluas pencarian kehidupan ke dunia es lainnya," ujarnya.

Bersamaan dengan implikasi untuk kemungkinan menemukan kehidupan di Mars, penelitian ini mengungkap potensi yang lebih besar untuk mencemari Planet Merah dan dunia es lainnya, dengan populasi bakteri yang layak secara tidak sengaja diangkut dari Bumi.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Hadiri Konvensi Sains dan Teknologi Bersama 2.600 Rektor hingga Para Dosen

57 tahun lalu

Bakteri Baik di Usus Ikutan Tidur di Malam Hari? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Apa Itu Rathalos inagami, Laba-Laba Hantu Pertama di Indonesia? Ini Karakternya

57 tahun lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal