"Kami mencari hilangnya foton," kata anggota dewan sains EHT Dan Marrone.
Proyek ini meneliti dua black hole, raksasa M87 yang menampung sekitar 6,5 miliar kali massa matahari bumi dan lubang hitam pusat galaksi Bima Sakti yang terkenal sebagai Sagittarius A*, yang masih suppermassive black hole.
Kedua benda langit tersebut adalah sasaran yang sulit karena jaraknya yang sangat jauh dari bumi. Sagittarius A* terletak sekitar 26.000 tahun cahaya dari bumi dan M87 berjarak 53,5 juta tahun cahaya.
Tidak ada teleskop tunggal di bumi yang bisa melakukan pengamatan itu. Oleh karena itu, Doeleman dan anggota tim EHT lainnya harus lebih kreatif.
Para peneliti telah menghubungkan teleksop radio di Arizon, Spanyol, Meksiko, Antartika, dan tempat-tempat lain di seluruh dunia, membentuk instrumen virtual seukuran bumi.