Inilah Rahasia Pengolahan Sampah Tercanggih di Swedia, Sulap Limbah Jadi Bahan Bakar

Punta Dewa
Pengolahan sampah Tercanggih di Swedia (UPST DLH DKI Jakarta)

Inilah sebabnya mengapa Swedia menjadi salah satu negara pengimpor sampah terbesar di dunia. Penelitian pada tahun 2008 menunjukkan bahwa 87 persen masyarakat Swedia mengambil langkah pribadi untuk mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan. 

Masyarakat Swedia cenderung mendaur ulang bahan yang telah digunakan, tetapi mereka juga mendukung penggunaan teknologi pengolahan sampah menjadi energi. Teknologi ini dikenal sebagai Waste to Energy (WTE), seperti proses insinerasi.

3.Kebijakan Ketat

Sejak penerapan pajak tinggi pada bahan bakar fosil pada tahun 1991, kesadaran masyarakat Swedia terhadap pengolahan sampah meningkat. 

Masyarakat kini menyadari bahwa mereka dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan menggunakan sampah yang didaur ulang menjadi bahan bakar dan kompos, serta berkontribusi terhadap udara yang lebih sehat.

Kebijakan yang ketat didukung oleh teknologi canggih mendorong masyarakat Swedia untuk menggunakan sumber energi terbaru yang lebih terjangkau. Misalnya, tarif pajak untuk batu bara adalah 0,093 SEK/kWh, sementara biaya pengolahan sampah rumah tangga lebih murah sekitar 0,032 SEK/kWh.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik Resmi Berstatus PSN

57 tahun lalu

Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah Mulai 10 Mei 2026!

57 tahun lalu

Prabowo Mau Pakai Genting Hasil Olahan Sampah untuk Gentengisasi: Harganya Murah

57 tahun lalu

Prabowo Tinjau TPST di Banyumas, Lihat Teknologi Olah Sampah Jadi Genting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal