Kenapa Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pesawat dilarang melintas saat ada abu vulkanik. (Foto: X)

Bukan Hanya Mesin yang Terancam

Bahaya abu vulkanik tidak terbatas pada mesin.

Partikel yang bersifat abrasif juga dapat mengikis permukaan pesawat. Abu dapat merusak kaca kokpit, mengganggu sensor dan sistem pesawat, serta mengurangi kemampuan pilot melihat kondisi di luar pesawat.

Karena itu, keberadaan awan abu di jalur penerbangan harus diperhitungkan meskipun konsentrasinya tidak selalu terlihat dengan mata.

Kenapa Abu Bisa Berada Jauh dari Gunung?

Abu vulkanik dapat terbawa angin mengikuti kondisi atmosfer pada berbagai ketinggian.

Dalam pemantauan 7 September 2026, BMKG mendeteksi abu Anak Krakatau hingga ketinggian 50.000 kaki atau sekitar 15,2 kilometer. Pada lapisan atmosfer yang lebih tinggi, sebarannya telah bergerak ke arah barat hingga barat daya menuju Samudra Hindia.

Artinya, pesawat tidak harus berada tepat di sekitar Anak Krakatau untuk menghadapi ancaman abu.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
14 jam lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, Ini Kata PAM Jaya soal Kualitas Air

14 jam lalu

Pergi ke Mana Abu Vulkanik Anak Krakatau setelah Menjauh dari Pulau Jawa? Ini Penjelasannya

16 jam lalu

Gunung Ile Lewotolok di NTT Meletus Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter

18 jam lalu

Pemprov DKI Lanjutkan Penyemprotan Water Mist Hari Ini, Atasi Dampak Abu Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal