Kerikil membantu mendistribusikan beban dari rel dan bantalan rel secara merata ke tanah di bawahnya, mencegah deformasi dan pergeseran rel yang bisa membahayakan keselamatan.
Batu kerikil membantu mengalirkan air hujan agar tidak menggenang di sekitar rel, sehingga mengurangi risiko korosi dan menjaga fondasi tetap kering dan stabil.
Balast mencegah pertumbuhan vegetasi yang dapat mengganggu rel dan sistem penyangga.
Kerikil berfungsi sebagai peredam getaran ketika kereta melintas, yang membantu mengurangi tekanan pada bantalan rel dan memperpanjang masa pakai infrastruktur rel.
“Dengan kata lain, penggunaan kerikil membantu menjaga stabilitas, keawetan, dan keamanan jalur kereta api,” kata Ixfan saat dihubungi iNews.id, Sabtu (5/10/2024).
Kenapa rel kereta api menggunakan batu? Sekarang kita tahu jawabannya! Bukan hanya sekadar tumpukan batu, ballast punya peran penting dalam menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. Ternyata, hal kecil yang sering terabaikan justru menyimpan fungsi luar biasa, ya!