Keren, Machine Learning Bisa Bantu Berburu Kehidupan di Mars 

Dini Listiyani
Machine Learning Bisa Bantu Berburu Kehidupan di Mars  (Foto: NASA)

Ini dibandingkan dengan tidak lebih dari tingkat keberhasilan 10 persen yang dicapai dengan pencarian acak. Selain itu, program ini dapat mengurangi area yang dibutuhkan untuk pencarian sebanyak 97 persen, sehingga membantu para ilmuwan secara signifikan mempertajam perburuan mereka untuk jejak kimia kehidupan yang potensial, atau biosignatures.

"Kerangka kerja kami memungkinkan kami untuk menggabungkan kekuatan ekologi statistik dengan machine-learning paling keras di Bumi," kata Warren-Rhodes dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip dari Space.com.

Alat machine learning seperti itu, kata para peneliti, dapat diterapkan pada misi planet robotik seperti penjelajah Ketekunan NASA, yang saat ini memburu jejak kehidupan di lantai Kawah Jezero Mars.

"Dengan model-model ini, kami dapat merancang roadmap dan algoritme yang dibuat khusus untuk memandu penjelajah ke tempat-tempat dengan kemungkinan tertinggi untuk menyimpan kehidupan masa lalu atau masa kini, tidak peduli seberapa tersembunyi atau langka," ujar Warren-Rhodes.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
18 hari lalu

Taiwan Buka Peluang bagi Inovator RI, Tawarkan Rp490 Juta untuk Solusi Kesehatan Berbasis AI

19 hari lalu

Implementasi AI Tak Cukup Andalkan Model, Infrastruktur Data Harus Dibenahi

21 hari lalu

Generasi AI Dimulai dari Bangku SD, Mengapa Critical Thinking Jadi Kunci?

27 hari lalu

MICoCS 2026 Bahas Masa Depan Komunikasi di Era AI, Akademisi Lintas Negara Soroti Ancaman hingga Peluang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal