Matahari Kembali Bergejolak Bisa Lumpuhkan Siaran Radio di Bumi

Tangguh Yudha
CME bisa saja menghantam bumi hari ini, memicu badai geomagnetik yang dapat menyebabkan lumpuhnya siaran radio. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena alam Lontaran masa korona (CME) menjadi perhatian ilmuwan di dunia. Ini karena dampaknya sangat besar terhadap kehidupan di bumi.

Diketahui, CME merupakan peristiwa terlontarnya plasma dan medan magnet matahari. Peristiwa ini berhasil diidentifikasi para ilmuwan dan bisa saja menghantam bumi hari ini, memicu badai geomagnetik yang dapat menyebabkan lumpuhnya siaran radio.

Dilansir dari Metro, Rabu (19/7/2023), CME yang belum lama ini meledak telah terbelah menjadi dua. CME akan melepaskan awan besar plasma termagnetisasi ke angkasa dan menyebabkan gangguan di medan magnet hingga memicu pemadaman radio.

CME meledak pada Jumat, 14 Juli 2023 dari bintik matahari AR3370, diikuti CME kedua keesokan harinya dari AR3363. Ketika kedua letusan terjadi secara berurutan dengan cepat, gelombang lebih kecil diikuti awan kedua yang lebih besar menelan ledakan yang pertama.

Disebutkan fenomena ini jarang terjadi, membutuhkan dua CME untuk bergerak di sepanjang lintasan yang sama dan dengan kecepatan tertentu.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
29 hari lalu

Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik saat Matahari Tepat di Atas Ka'bah

31 hari lalu

Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini, Sains Bongkar Penyebabnya!

31 hari lalu

Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini

3 bulan lalu

Matahari Tepat di Atas Ka'bah 27-28 Mei 2026, Waktunya Cek Arah Kiblat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal