Meteorit Gurun Sahara Ungkap Fakta Baru Air di Mars

Dini Listiyani
Meteorit Gunung Sahara (Foto: Slash Gears)

NWA 7533 adalah meteorit Mars tertua yang pernah ada. Peneliti memasukkan sampel meteorit ke dalam kuartet analisis spektroskopi yang berbeda. Masing-masing adalah metode untuk mendeteksi sidik jari kimiawi, dan terdapat bukti kuat untuk oksidasi magma.

Oksidasi bisa terjadi jika ada air di kerak Mars 4,4 miliar tahun yang lalu selama tumbukan yang melelehkan bagian kerak itu. Analisis tersebut juga menunjukkan dampak yang menciptakan meteorit akan melepaskan sejumlah besar hidrogen, berkontribusi pada pemanasan planet pada saat Mars sudah memiliki atmosfer yang sangat tebal. Atmosfir Mars itu sekarang telah hilang.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
4 bulan lalu

Profesor BRIN Sebut Meteor yang Melintasi Langit Cirebon Jatuh di Laut Jawa

Nasional
4 bulan lalu

Heboh Bola Api Disertai Dentuman Keras di Cirebon, Profesor BRIN: Meteor Cukup Besar

Nasional
4 bulan lalu

Viral Benda Mirip Bola Api di Langit Cirebon, Warga Sempat Dengar Dentuman Keras

Sains
6 bulan lalu

Indonesia Bakal Mengalami 3 Hujan Meteor pada Juli sampai Agustus 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal