NASA Danai Penelitian Ketersediaan Makan dan Air di Bulan

Dini Listiyani
NASA akan mendanai penelitian mengenai bagaimana manusia dapat mengakses sesuatu yang penting di bulan, seperti makanan dan air. (Foto: Digital Trends)

ARIZONA, iNews.id - Misi berawak ke Bulan dijadwalkan meluncur pada 2024. Untuk bekal manusia di Bulan, NASA akan mendanai penelitian mengenai bagaimana manusia dapat mengakses sesuatu yang penting, seperti makanan dan air.

Dua proyek baru dari Universitas Arizona ini akan mencari solusi memperoleh makanan dan air di misi Bulan. Akses air di Bulan akan sangat bermanfaat, baik untuk minum maupun membuat bahan bakar roket.

Para ilmuwan percaya kemungkinan ada air beku di kawah Bulan. Tapi menemukan air beku bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para ilmuwan.

Lantas bagaimana cara untuk mengakses air di Bulan? Rencananya, mereka akan menggunakan satelit kecil sekali pakai yang disebut FemtoSats dikombinasikan dengan laser kuat.

Laser akan dipasang pada lander Bulan yang juga akan meluncurkan FemtoSats. Satelit dapat dikirim ke berbagai titik di Bulan untuk berburu air dan berkomunikasi dengan lander melalui laser.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Sains
21 hari lalu

Keajaiban Alam, Fenomena Wolf Moon Bakal Hiasi Langit Indonesia 3 Januari 2026

Internasional
29 hari lalu

Rusia, China, dan Amerika Berlomba Pergi ke Bulan, Apa yang Dicari?

Internasional
29 hari lalu

Rusia Ingin Bangun Pembangkit Tenaga Nuklir di Bulan, untuk Apa?

Internasional
29 hari lalu

Wow, Rusia Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal