NASA Deteksi Gerakan Orbital Aneh di Antara 2 Bulan Neptunus

Dini Listiyani
NASA deteksi gerakan orbital tak biasa Bulan Neptunus (Foto: NASA/JPL)

"Kami menyebut pola berulang ini sebagai resonansi. Ada banyak jenis tarian yang bisa diikuti oleh planet, bulan, dan asteroid, tapi yang ini belum pernah terlihat sebelumnya," kata seorang ahli dinamika tata surya di NASA's Jet Propulsion Laboratory Marina Brozović yang dikutip dari Phys, Selasa (19/11/2019).

Jauh dari tarikan Matahari, planet-planet raksasa tata surya luar adalah sumber gravitasi yang dominan. Secara kolektif, mereka membanggakan lusinan bulan. Beberapa dari Bulan itu terbentuk bersama planet mereka dan tidak pernah pergi ke mana pun.

Beberapa bulan mengorbit dalam arah yang berlawanan dengan planet mereka yang berputar. Sedangkan yang lain bertukar orbit satu sama lain seolah-olah untuk menghindari tabrakan.

Neputunus memiliki 14 bulan yang dikonfirmasi. Neso, yang terjauh dari mereka, mengorbit dalam lingkarang elips liar yang membawanya hampir 46 juta mil jauhnya dari planet ini dan membutuhkan 27 tahun untuk menyelesaikannya.

Naiad dan Thalassa berukuran kecil dan berbentuk seperti Tic Tac, yang panjangnya hanya sekitar 60 mil. Mereka adalah dua dari tujuh bulan dalam Neptunus, bagian dari sistem yang penuh sesak yang terjalin dengan cincin redup.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
7 tahun lalu

Hindari Kontroversi, NASA Namai Ulang Panggilan Objek Sabuk Kuiper 2014 MU69

Sains
7 tahun lalu

NASA Temukan Perilaku Tak Biasa Oksigen di Mars

Sains
7 tahun lalu

NASA Buka Sampel Unsur Bulan yang Lama Tak Tersentuh

Sains
7 tahun lalu

Hippocamp, Bulan Terbaru Neptunus yang Ditemukan Astronom

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal