NASA Peringatkan Badai Matahari Akan Menghantam Bumi

Dani M Dahwilani
Tanda-tandanya mulai muncul sejak 18 November ketika AR3490, kelompok bintik matahari pertama muncul di sisi timur laut Matahari. (Foto: NASA)

Partikel CME yang menghantam medan magnet dan atmosfer Bumi dapat memicu badai geomagnetik yang menyebabkan aurora, akibat gangguan magnetosfer Bumi yang disebabkan angin Matahari dapat semakin kuat dan juga terlihat di ketinggian yang lebih rendah.

“Badai geomagnetik terjadi ketika medan magnet Bumi sangat terganggu akibat letusan matahari,” kata Huw Morgan, ketua kelompok Fisika Matahari di Universitas Aberystwyth di Inggris kepada Newsweek.

“Ketika badai plasma besar meletus dari Matahari, dan badai tersebut membawa medan magnet yang arahnya berlawanan dengan medan magnet Bumi, kita mengalami badai sempurna, dan badai geomagnetik yang lebih besar," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal