Penjelasan LAPAN soal Kepemilikan Meteorit yang Jatuh di Sumut

Fikri Kurniawan
Meteorit langka jatuh di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. (Foto: The Sun)

LAPAN menjelaskan, berdasarkan peraturan yang berlaku, benda jatuh antariksa telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan pada Pasal 58 dan 59. Pada pasal 58, yang termasuk benda jatuh antariksa ada 2 jenis, yaitu benda alamiah (meteorit) dan benda buatan manusia (sampah antariksa).

Benda jatuh antariksa adalah benda dari luar angkasa yang memasuki atmosfer Bumi hingga ketinggian kurang dari 120 km. Ada yang terbakar habis di atmosfer akibat gesekannya, dan ada juga yang sampai ke permukaan bumi.

Awalnya, benda jatuh antariksa hanya benda-benda alami seperti meteorit. Namun, sejak dilakukannya peluncuran roket, benda jatuh antariksa dapat juga berupa benda buatan. Benda buatan yang jatuh ke Bumi adalah bagian dari sampah antariksa karena tidak memiliki fungsi lagi.

Sedangkan meteorit adalah batuan antariksa yang berasal dari batuan di tata surya yang terdiri dari pecahan asteorid, komet, atau batuan tata surya lainnya. Meteorit biasa jatuh di suatu tempat di Bumi.

Meteorit umumnya tidak berbahaya, kecuali dampak tumbukannya ketika jatuh ke Bumi tetapi sangat kecil kemungkinan mengenai manusia. Sedangkan sampah antariksa memiliki potensi bahaya dari kandungannya, seperti sisa bahan bakar yang beracun atau muatan nuklir.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumatra-Jawa Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem, Waspada Banjir Bandang hingga Longsor

57 tahun lalu

Waspada! Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga 27 Februari

57 tahun lalu

Update Korban Banjir Bandang Sitaro Bertambah Jadi 11 Orang, 5 Korban Hilang

57 tahun lalu

BNPB Kebut Pembangunan Huntara dan Huntap Pascabencana di Sumut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal