"Mornine dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti menyambut tamu, memberikan informasi, hingga menyampaikan pengetahuan produk secara konsisten," katanya.
Robot humanoid tersebut telah memperoleh sejumlah sertifikasi, yakni CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), CE-RED (Radio Equipment Directive), serta sertifikasi FCC dari Amerika Serikat.
Sertifikasi tersebut mencakup aspek keselamatan, keamanan siber, perlindungan data, hingga komunikasi perangkat. Ini menjadi bagian dari kesiapan Mornine untuk diterapkan dalam berbagai skenario nyata.
Sementara itu, Argos merupakan robot berkaki empat atau quadruped yang mendukung perintah suara dan respons terhadap sentuhan. Robot ini dirancang sebagai robot pendamping untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Argos dapat mengikuti pengguna secara otomatis, membantu membawa barang, melakukan pendampingan, hingga mendukung kebutuhan pemantauan. Kemampuan tersebut membuat Argos dapat digunakan dalam berbagai skenario mobilitas, pendampingan, dan pemantauan.