Lebih lanjut dijelaskan, NASA belum mengetahui keputusan dari mitra mana pun, meskipun mereka terus membangun kemampuan masa depan untuk memastikan kehadiran utama kami di orbit rendah Bumi.
"Kami belum menerima kabar resmi dari mitra mengenai berita hari ini," ujar Robyn Gatens, direktur ISS di markas NASA, mengatakan pada Konferensi Penelitian dan Pengembangan ISS yang disiarkan langsung di Washington, D.C.
Dia berspekulasi mungkin Rusia sedang merencanakan stasiun luar angkasa masa depan setelah ISS, sejalan dengan upaya stasiun luar angkasa komersial tahap awal NASA. “Saya pikir Rusia, sama seperti kita, sedang memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya untuk mereka,” kata Gatens.