Sistem Starlink di Ukraina Bisa Jadi Sasaran Rusia, Elon Musk: Gunakan dengan Hati-Hati

Dini Listiyani
Sistem Starlink di Ukraina Bisa Jadi Sasaran Rusia (Foto: SpaceX)

JAKARTA, iNews.id - CEO SpaceX Elon Musk memutuskan mengirimkan satelit Starlink ke Ukraina sebagai tanggapan atas permintaan dari wakil perdana menteri negara itu. Permohonan itu bukannya tidak berdasar. 

Sebagai akibat dari perang yang sedang berlangsung di Ukraina, Rusia diperkirakan akan memutuskan komunikasi Ukraina, mengambil akses internet dalam prosesnya. Starlink bisa menjadi solusi potensial untuk itu. 

Namun, menggunakan Starlink selama masa perang bukan tanpa risiko dan Elon Musk menunjukkannya di Twitter. Sinyal satelit dapat digunakan untuk menargetkan orang dan tempat di masa perang, sebagaimana dikutip dari Slash Gears. 

Jika tentara Rusia mengetahuinya, pengguna satelit Starlink bisa berada dalam bahaya. Dengan asumsi musuh dapat melacak parabola Starlink, itu pasti menempatkan target di belakang orang yang memasang perangkat. 

Sayangnya, ini benar bahkan dalam kasus di mana perangkat konektivitas digunakan untuk alasan pribadi dan bukan oleh pasukan militer Ukraina. Jika tujuan Rusia untuk memutuskan komunikasi Ukraina sebanyak mungkin, peralatan Starlink akan menjadi target utama. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal