Melihat jawaban mamber NASA, pengguna Twitter justru berasumsi, Badan Antariksa Amerika Serikat ini menyembunyikan bukti letusan gunung berapi. Namun, Horrison membatahnya dengan membagikan gambar dari Mars Reconnaissance Orbiter yang menunjukkan awan di atas Arsia Mons awal pada Oktober ini.
"Kami melihat awan ini nongkrong di atas puncak Arsia selama berminggu-minggu pada waktu sepanjang tahun ini, setiap tahun," tulis Harrison. Dia mengatakan ketinggian gunung berapi yang dikombinasikan dengan uap air di atmosfer menyebabkan awan terbentuk.
Mars pernah memiliki masa lalu vulkanik yang kuat, tapi penelitian NASA menunjukkan Arsia Mons terakhir aktif sekitar 50 juta tahun lalu.