Tak Cukup Didaur Ulang, Sampah Kampus Perlu Dikelola dengan Cara Ini

Ilustrasi buang sampah. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Sampah yang dihasilkan lingkungan kampus tidak cukup ditangani dengan memilah dan mendaur ulang. Pengelolaannya membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh, mulai dari mengurangi sampah sejak sumber, menentukan metode pengolahan sesuai jenis material, hingga memanfaatkan kembali sumber daya yang masih memiliki nilai.

Tantangan tersebut terlihat di Universitas Indonesia (UI), Depok, yang menghasilkan sekitar 5 ton sampah setiap hari. Besarnya volume sampah membuat proses pemilahan, pengelolaan, dan penentuan teknologi pengolahan menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Data dari Direktorat Operasi, Pemeliharaan Fasilitas dan Manajemen Aset (DOPFMA UI) tersebut disampaikan dalam diskusi Jejak Asri On The Move di UI. Forum yang melibatkan Center of Sustainability and Waste Management (CSWM UI), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, dan Kampanye Indonesia Asri itu membahas penerapan ekonomi sirkular sebagai salah satu pendekatan untuk mengatasi persoalan sampah di kampus.

Lantas, bagaimana cara mengelola sampah agar tidak sekadar berakhir di tempat pembuangan?

Ekonomi Sirkular, Cara Memaksimalkan Pemanfaatan Sampah

Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah ekonomi sirkular. Konsep ini berupaya mempertahankan nilai material selama mungkin melalui pengurangan penggunaan sumber daya, pemakaian kembali, perbaikan, dan daur ulang.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Antikorupsi, Pimpinan MK, MPR dan KPK Kumpul di UI

9 tahun lalu

UI Jadi Bagian Jaringan Aliansi Universitas se-Asia

8 tahun lalu

Beredar Video, Ngabalin Atas Namakan Alumni UI Dukung Jokowi

8 tahun lalu

Deklarasi Dukung Jokowi, Alumni UI Siapkan Panggung 360 Derajat di GBK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal