Tak Hanya Boros Listrik, Terungkap AI Habiskan Jutaan Liter Air Sehari

Niko Prayoga
Penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau AI yang semakin masif ternyata tidak hanya membutuhkan energi listrik dalam jumlah besar. (Foto: AI Ilustrasi)

Prof. Zulys juga menyebut satu pusat data berkapasitas 100 megawatt dapat menggunakan sekitar 2 juta liter air dalam sehari. Jumlah tersebut disebut setara dengan kebutuhan sekitar 6.500 rumah tangga.

Namun, besarnya konsumsi air pusat data tidak selalu sama. Angka tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari desain pusat data, jenis sistem pendinginan, iklim dan lokasi, hingga sumber energi yang digunakan.

AI Tidak Harus Dihentikan

Prof Zulys menegaskan persoalan konsumsi air tersebut bukan berarti masyarakat harus berhenti menggunakan AI. Menurut dia, yang perlu dilakukan adalah mendorong penggunaan teknologi pendinginan yang lebih efisien dan pengelolaan sumber daya air secara lebih bijak.

Salah satu caranya dengan menerapkan sistem pendinginan siklus tertutup atau closed-loop cooling. Sistem tersebut memungkinkan air digunakan kembali dalam proses pendinginan sehingga kebutuhan air baru dapat ditekan.

Selain itu, pusat data dapat memanfaatkan air daur ulang serta dibangun di lokasi yang memiliki daya dukung sumber daya air memadai.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

AI Makin Canggih, Anak Muda Mulai Khawatir soal Masa Depan Dunia Kerja

2 hari lalu

Skripsi Pakai AI, Apa Boleh? Dosen UNEJ Beri Penjelasannya

3 hari lalu

Kisah Sukses Mantan Penjual Plastik di China yang Kini Jadi Miliarder

3 hari lalu

Hong Kong Masih Jadi Pusat Miliarder Asia, Total Kekayaan Tembus Rp5.737 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal