Tak Hanya Boros Listrik, Terungkap AI Habiskan Jutaan Liter Air Sehari

Niko Prayoga
Penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau AI yang semakin masif ternyata tidak hanya membutuhkan energi listrik dalam jumlah besar. (Foto: AI Ilustrasi)

"Terus bagaimana solusinya? Bukan berhenti memakai AI. Buat metode siklus pendinginan tertutup, air daur ulang, dan bangun data center di lokasi yang daya dukung airnya memadai. Jangan di lingkungan penduduk, terjadi persaingan konsumsi air," kata Prof Zulys.

Dari sisi pengguna, efisiensi juga dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan AI untuk hal-hal yang sebenarnya dapat dikerjakan sendiri. Pengguna juga disarankan membuat prompt secara lebih efektif agar tidak melakukan permintaan berulang yang tidak diperlukan.

"Sebagai user, kita bisa membantu meningkatkan efisiensi pemakaian air pendingin dengan cara yaitu kurangi query pada prompt yang tidak perlu. Gunakan AI sesuai dengan beban kerjanya, jangan semua pekerjaan kita minta bantuan AI. Kalau bisa kita kerjakan sendiri aja," ujarnya.

Prof. Zulys mengingatkan bahwa perkembangan teknologi tetap perlu diimbangi dengan kesadaran terhadap sumber daya alam yang digunakan untuk menopangnya.

"Toh kita masih bisa hidup tanpa AI, tapi manusia tidak bisa hidup tanpa air," kata Prof Zulys.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

AI Makin Canggih, Anak Muda Mulai Khawatir soal Masa Depan Dunia Kerja

2 hari lalu

Skripsi Pakai AI, Apa Boleh? Dosen UNEJ Beri Penjelasannya

3 hari lalu

Kisah Sukses Mantan Penjual Plastik di China yang Kini Jadi Miliarder

3 hari lalu

Hong Kong Masih Jadi Pusat Miliarder Asia, Total Kekayaan Tembus Rp5.737 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal