Terbang Sangat Dekat, Pesawat Luar Angkasa NASA Tangkap Suar Matahari

Dini Listiyani
Terbang Sangat Dekat, Pesawat Luar Angkasa NASA Tangkap Suar Matahari (Foto: NASA/Johns Hopkins APL/Steve Gribben)

Beruntung, Parker memiliki 11 perhelia yang tersisa dalam misinya bahkan setelah manuver saat ini, jadi para ilmuwan berharap beberapa akan bertepatan dengan peristiwa matahari di masa depan karena frekuensinya meningkat.

"Sementara matahari tenang, kami melakukan tiga tahun ilmu besar. Tetapi pandangan kami tentang angin matahari dan korona akan sangat berbeda sekarang, dan kami sangat penasaran untuk melihat apa yang akan kami pelajari selanjutnya," ujar kata Raouafi.  

Corona adalah atmosfer terluar matahari dan target utama pengamatan Parker. Faktor lain yang membuat perihelion ini istimewa yakni akan ada sepasang mata kedua di matahari untuk memberikan lebih banyak data kepada para ilmuwan. 

Solar Orbiter, sebuah proyek bersama antara NASA dan European Space Agency (ESA), akan mengamati Matahari pada waktu yang sama dengan Parker, tetapi dari jarak 58,5 juta mil (94,1 juta kilometer) setelah Solar Orbiter terbang melintasi Venus pada hari Sabtu. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Matahari Tepat di Atas Ka'bah 27-28 Mei 2026, Waktunya Cek Arah Kiblat

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal