Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK: Adik Eks Kepala BNPB dan 4 Tersangka Lain Korupsi Dana Banjir Sumatra hingga Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, AHY: Pemerintah Segerakan Tanggap Bencana, Evakuasi Korban dan Pulihkan Akses

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:47:00 WIB
Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, AHY: Pemerintah Segerakan Tanggap Bencana, Evakuasi Korban dan Pulihkan Akses
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan pemerintah bergerak cepat tangani gempa NTT. (foto: Tangguh Yudha)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mempercepat penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penyaluran bantuan, pembukaan akses terputus, serta pemulihan konektivitas dan layanan dasar masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah melakukan penanganan secara cepat dan terpadu. Sejumlah pejabat pemerintah pusat juga ditugaskan menuju Labuan Bajo dan Maumere untuk memastikan respons di lapangan berjalan optimal.

Puluhan ribu paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Kementerian dan lembaga terkait juga menjalankan penanganan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

“Pemerintah bergerak cepat. Yang paling utama adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan, bantuan, dan layanan yang dibutuhkan. Akses menuju wilayah terdampak juga harus segera dipastikan agar proses penanganan darurat tidak terhambat,” ujar AHY.

Dari sektor infrastruktur, AHY meminta Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan sumber daya untuk membuka akses terputus sekaligus memulihkan konektivitas dan layanan dasar masyarakat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut