Menurut Marcello, konsep tersebut membuat pengalaman menginap menjadi bagian penting dari sebuah pernikahan. Dengan demikian, pasangan dapat menikmati suasana yang lebih santai bersama keluarga sebelum memasuki fase bulan madu.
"Setiap perayaan dirancang untuk menjadi awal yang sempurna bagi perjalanan baru bersama," katanya.
Bali menjadi salah satu destinasi yang dinilai paling mendukung tren tersebut. Selain memiliki panorama alam yang beragam, mulai dari pantai, tebing hingga hamparan sawah, Pulau Dewata juga menawarkan banyak vila privat yang memungkinkan seluruh rangkaian acara berlangsung dalam satu lokasi.
Salah satu yang menarik perhatian adalah The Tulou di kawasan Uluwatu. Vila yang berdiri di atas tebing Teluk Jimbaran ini menawarkan panorama Samudra Hindia sebagai latar prosesi pemberkatan maupun resepsi saat matahari terbenam. Dengan kapasitas hingga ratusan tamu, area rooftop, infinity pool, dan ruang terbuka yang luas, vila ini juga memungkinkan keluarga tetap berkumpul selama beberapa hari setelah acara selesai.
Pilihan lain hadir di kawasan Canggu melalui Arita Villa yang mengusung desain Jepang modern berpadu nuansa tropis. Arsitektur minimalis dan taman luas membuat suasana pernikahan terasa lebih intim tanpa meninggalkan kesan elegan.